Nilai Budaya
Ciri khas yang ada di kota Sidoarjo ( alun-alun ) adalah bendi atau dokar wisata. Bendi atau dokar Merupakan salah satu alat tranportasi yang penting pada jaman dahulu, seiring kemajuan jaman maka bendi atau dokar sudah sangat langka sehingga bagi generasi sekarang ini bendi merupakan sesuatu yang menarik dan diminati khusunya bagi anak-anak.
Dilaksanakan setiap tahun pada bulan Ruwah pada kalender Islam, tepatnya satu minggu sebelum bulan Romadhon. Upacara Nyadran ini merupakan hari bahagia bagi nelayan pencari kupang, yang tinggal di Desa Balong Dowo, kecamatan Candi. Pada upacara Nyadran semua masyaakat berbondong-bondong berperahu menuju ke laut tempat nelayan mencari kupang.
Di Sidoarjo banyak dijumpai peninggalan-peninggal jaman kerajaan Mojopahit, diantaranya adalahCandi Pari yang berlokasi di Kecamatan Porong yang berjarak + 15 Km kearah selatan kota Sidoarjo. Merupakan candi peninggalan Kerajaan Mojopahit, merupakan candi terbesar di kawasan Sidoarjo. Candi pari didirikan sebagai tanda daerah delta yang sangat subur dan penghasil pertanian yang berlimpah.
Kuliner Khas
Kuliner Khas
Kupang Lontong, Sate Kerang, Otak-otak Bandeng Sidoarjo, Krupuk Udang, Bandeng Asap, Bandeng Presto Sidoarjo, Petis.
Ciri Khas
Ciri Khas
Di Sidoarjo, Jawa Timur, alun-alunnya sangat terawat dan indah. Lanskap hijau ini jadi tempat wisata murah meriah bagi warga kota tersebut.
Tugu yang berada di tengah alun-alun menjadi ciri khas Kota Sidoarjo. Hari Minggu dan hari libur, warga dan wisatawan berbondong-bondong datang ke sini. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di alun-alun ini.
Tugu yang berada di tengah alun-alun menjadi ciri khas Kota Sidoarjo. Hari Minggu dan hari libur, warga dan wisatawan berbondong-bondong datang ke sini. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di alun-alun ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar